Rabu, 17 Oktober 2012

The Man Who Have a Short Think ..

*backsound : Maroon 5 - Payphone*

          Yap, lagu itu emang paling asik buat nemenin baca postingan gue karena emang lagi enak-enak nya. Gue cuma mau flashback satu tahun yang lalu dimana gue masih bekerja si sebuah perusahaan yang menjanjikan gue buat jadi karyawan tetap. Dan dalam masa kerja Agustus - Nopember 2011 hingga akhirnya kontrak percobaan gue diperpanjang, gue lebih memilih mengundurkan diri (resign).
          Dengan mengembalikan sepatu safety yang baru gue pake 1 minggu dengan kardus-kardus nya, trus gue ketemu dengan personalia nya, yang merekrut kami 10 anak STM 1 Cibitung dan membuat surat resign di tempat. Dari 10 orang termasuk gue, 1 orang udah jadi kartap, 1 orang kontrak percobaannya diperpanjang (dan akhirnya jadi kartap di bulan ke-6), 7 orang tidak perpanjang kontrak, 1 orang perpanjang kontrak percobaan tapi malah dateng ke PT ngebalikin sepatu safety buat resign, dan itu gue.
          Hingga akhirnya gue berpamitan dengan kawanan Dies Setter PE/PPR, departemen yang isi nya cuma 3 orang yaitu Foreman gue (sebut saja Aki-aki), senior gue, sama gue. Departemen yang kerja nya non-shift sendiri, dimana lu cuma bisa nikmatin indahnya dunia luar pada malam hari, khawatir kalo hari Minggu nya kepake buat lembur. Saat berpamitan ada omongan yg keluar dari Foreman gue : "3 bulan nggak cukup buat nilai orang, si Ade aja (senior gue) setahun baru saya lepas". That's a right statement with a wrong implementation. Beberapa pekerjaan memang nggak bisa dipukul rata 3 bulan langsung keliatan bener nya, karena pekerjaan di bagian gue juga banyak hal yang harus dipelajari dibandingkan seorang penjaga warehouse.

          Kalo kontrak nya satu tahun sih, mungkin tulisan blog ini nggak akan keluar, mungkin juga blog-blog sebelumnya nggak akan ada. Kontrak tiga bulan itu sebuah dilema dimana ada waktu untuk memikirkan hal-hal yang mungkin nggak usah dipikirin. Gue memilih resign karena tuntutan lemburnya nggak bisa nolak (baca: nolak lembur = unproffesional). Nggak kebayang kalo kuliah gue terbengkalai karena ikut lembur dan nggak ada keinginan nolak karena jiwa gue yang masih terbiasa berada dibawah tekanan birokrat yang udah ketanem 12 tahun. Sebuah shock moment juga sih sebenernya ketika gue resign, nggak nyangka aja gue bisa begitu. Gue yang biasanya manut akhirnya memilih keputusan tapi nggak pikir panjang, itulah gue dengan kelemahan gue.
          Terlepas dari itu, ada kebaikan-kebaikan yang gue rasa setelah gue resign dari situ. Senior gue diangkat jadi kartap, bahkan sampe blog ini gue tulis gue blon kabar-kabaran lagi sama dia. Sewaktu gue kerja mungkin prioritas kartap ada di tangan gue karena gue kontrak langsung dengan perusahaan sedangkan senior gue kontrak outsourching koperasi karyawan. Kalo harus milih sih ya mendingan dia, dia udah punya bini dan 3 tahun kerja disitu dengan skill yang mumpuni tapi nggak ada kejelasan kontrak. Gue ada keyakinan kalo gue masih muda dan masih gampang buat berkembang jadi aku keluar saja.
          Kedua, ya shock moment itu tadi. Gue nggak nyangka bisa begitu, dan untuk kehidupan seterusnya gue nggak nyangka bisa begini, hingga akhirnya gue nggak nyangka bisa kesulitan dapet kerja lagi :| . Banyak hal-hal yang gue dapet setelah gue resign. Yang gue ikutan flashmob lah, yang gue jadi mikirin cewe lah, sampe gue bisa gabung dengan komunitas Stand Up ya gue yakin karena gue resign dari kerjaan itu. Karena kalo nggak ya gue zona nyaman, karena sepengalaman gue pas kerja di Wavin (tempat kerja pertama) ya monoton aja. Dan gue yang sekarang juga karena gue resign dari situ, semacam bandul besar yang menghantam kepala yang bikin orang amnesia.

*ganti backsound : Lagu Cepat!*

          Dan ketika gue kuliah, gue banyak menemukan orang yang hebat dalam pekerjaannya yang usia nya jauh di atas gue (paling 3 tahun doang sih). Dimana mereka membawa pedang di tangan kiri nya disaat mencoba meraih sesuatu dengan tangan kananya. Dan gue berada disini dengan tangan kosong, leluasa namun lemah. Gue harusnya bisa seperti mereka andaikata gue nggak mencoba mengembalikan sepatu safety tersebut dengan surat resign, gue harusnya nggak pusing ketika ditanya "kerja dimana?", gue harusnya nggak pusing mengatur keuangan karena punya penghasilan bulanan pasti, gue harusnya nggak ngerepotin orang tua lagi dan bisa bantu adek gue yang nerusin sekolahnya ke SMEA.
          Tapi gue punya banyak waktu dibandingkan mereka, gue punya lebih banyak pikiran dibandingkan mereka. Gue lebih punya dunia dibandingkan mereka yang 1/3 dalam hari nya habis untuk perusahaan. Gue lebih punya sedikit uang daripada mereka hingga akhirnya otak ini berpikir keras gimana caranya gue bisa muter ini benda bergambar pahlawan dengan nominal tertentu. Gue lebih ngerepotin orang tua gue daripada mereka sehingga gue nggak punya hal yang harus gue sombongin.
          Sebenernya daripada kelebihan, lebih tepatnya itu pembelaan atas nganggurnya gue hehe. Do'ain aja gue dapet kerja biar agak sedikit aman. Kita yang sekarang adalah bentukan atas keputusan-keputusan kita di masa lalu. Gue emang bukan orang yang berpikir panjang, andaikata 1 tahun yang lalu adalah keputusan yang salah, gue anggap itu adalah suatu keharusan. Gue pernah salah sehingga gue tau gimana yang bener :)

=Fin=

Kamis, 27 September 2012

How To Follow (Bicara Tentang Twitter)

          Oke, sekarang jam 03.45 dan gue nggak bisa tidur gara-gara banyak nyamuk, yeah ! seduh dua bungkus kopi lalu kocok dengan air dingin untuk temani malam gue yang sepi (padahal banyak nyamuk). Jadi teringat akan obrolan gue (baca:curhat) kepada rekanan gue di kampus tentang Twitter yang sebenernya udah kepikiran lama dan gue juga dapet pemikiran ini dari orang lain yang lebih senior dan wawasan nya mumpuni.

          Kenapa Twitter, karena ada sesuatu yang aneh yang nggak gue pungkiri kalo dulu pun gue begitu :

          " Follback nya dong kaka !!"
          " Polbek bisa kalee ..."
          " Plobek dong " <-- #terTambun

          Kenapa sebagian besar pengguna Twitter (yang gue tau di domisil Indonesia, karena gue disini, nggak tau dah di luar negeri ada polbek-polbekan apa kaga) selalu meminta di Follow balik setelah mem-follow sebuah akun entah akun anonim atau personal ? Gue akan bahas ini berdasarkan ilmu antropologi yang gue punya. (setdah banyak gaya lu yog segala pologi pologi apalah itu elu bawa-bawa, kaya ngarti aja)



lambang Twitter, biar rame aja blog gue dikasih gambar

          Twitter merupakan sebuah Jejaring Sosial yang dibentuk oleh Jack Dorsey pada tahun 2006, yang konsepnya merupakan mikroblog. Seperti namanya bahwa mikroblog adalah bentuk kecil dari blog, sangat simple dan menarik karena setiap pengguna twitter (baca:tuips) dapat beropini atas hal apapun dengan 140 karakter. Dan kalau bicara Jejaring Sosial, tidak akan lepas dari yang namanya Facebook, sebuah socmed yang fenomenal yang menenggelamkan Friendster. Jadi inget kalo dulu gue mau bikin Friendster, cuman gara-gara umur blon 17 jadinya musti nunggu, eh di tahun 2007 Facebook mulai ramai di Indonesia.
          Lah trus apa hubungannya sama Facebook ? Mark Zuckenberg membuat Facebook pada tahun 2004 yang artinya 2 tahun lebih cepat daripada Twitter. Maka perkembangannya pun jelas, Facebook ambil start lebih awal. Di tahun 2007 Facebook mulai diminati oleh orang banyak terutama orang Indonesia setelah Jejaring Sosial yang awalnya diciptakan untuk kepentingan kampus ini mulai dikomersilkan ke seluruh dunia. Kita ketahui bahwa dalam Facebook menganut sistem pertemanan, dimana hubungan yang diciptakan yaitu Add Friend --> Confirm/Ignore --> Friend/Not Yet. Dalam budaya Add Friend Facebook sendiri pun terbagi menjadi dua :

          1). Kenal di dunia nyata, mari berteman di dunia maya

          Seseorang akan melakukan Add Friend apabila sudah mengenal orang tersebut sebelumnya, jadi fungsi Facebook sendiri lebih kepada menjaga koneksi atau silaturahmi yang sudah ada. Banyak orang yang menemukan teman lama nya di Facebook, teman yang bahkan kabar terakhirnya pun simpang siur. Selama nama teman anda tidak pasaran dan teman anda tidak 4l@Y dan mengganti namanya dengan simbol hieroglyph, insya Allah anda bisa menemukan teman lama anda yang telah lama hilang.

          2). Hai, aku punya Facebook, mari berteman !

          Kedua, seseorang melakukan Add Friend bisa atas dasar pengen kenalan. Maka jangan heran waktu demam-demam nya Facebook banyak cowo yang cuma nge-Add cewe yang profpict nya cantik, spam sana sini, niat nya ya pengen kenalan, siapa tau bisa jadian, yaelah :) jadi inget dulu gue waktu pertama kali bikin Facebook. Nggak ada yang salah selama akal sehat masih jalan, karena di poin kedua ini banyak terjadi penyimpangan seperti penculikan dan penipuan yang kasus nya juga lumayan banyak.



SS orang minta polbek via Writelonger #seriusamat

          Trus masalahnya apa ? That's the point ! begitu gemparnya Facebook sampai-sampai membuat rakyat Indonesia latah akan socmed. Dua tahun kemudian, sekitar 2009 Twitter mulai meramaikan ranah Jejaring Sosial di dunia bagian Indonesia. Orang-orang mulai mencoba bermain Twitter, namun mindset akan Facebook belum bisa terlepas dari para penjajal Jejaring Sosial. What is the f**kin mindset ? yaitu Add Friend --> Confirm. Dalam Facebook kita membutuhkan validasi akan pihak kedua (orang yang di-add) apakah ia bersedia berteman dengan pihak pertama (orang yang nge-add) sehingga seseorang dikatakan saling berteman dalam Facebook apabila kedua pihak setuju dan mengakui kalo mereka berteman.
          Sedangkan di Twitter, merupakan sebuah mikroblog yang lebih cenderung ke arah pemberian informasi dan edukasi, sehingga menggunakan sistem "Follow" layaknya blog-blog yang sudah-sudah. Do you know what "Follow" means ? "Ikuti". Nggak semua teman bisa diikuti, dan nggak semua yang kita ikuti adalah teman. Jelas Twitter berbeda dengan Facebook, namun kita memainkan Twitter dengan aturan Facebook, jadinya aneh kaya maenin Futsal pake aturan Bulutangkis, jauh broh. :) makanya banyak orang yang minta Polbek sebagai bentuk refleks akan validasi pertemanan dalam Twitter yang sebenernya tidak berlaku.


          Sebelum kalian makin sensi, gue mau ngasih alasan kenapa seseorang mem-follow suatu akun :

          1). Follow karena butuh

          Kenapa sih elu nge-follow dia ? dasarnya sih satu, karena elu butuh. Banyak bermacam-macam jenis akun Twitter, ada yang isi nya informatif, edukatif, mengandung unsur komedi, atau yang sekedar nyampah. Kunci nya sih satu, menarik untuk di follow alias #recommended.

          2). Follow karena kenal

          Nggak jauh beda sih sama poin pertama. Karena kalo udah kenal sama seseorang, suatu saat pasti butuh, makanya deh di follow. Spesifikasi "kenal" pun berbeda-beda tiap individu nya. Ada yang kenal bentar terus follow, ada yang baru follow kalo bener-bener kenal, ada yang udah kenal lama tapi nggak difollow-follow, mungkin karena dia nggak punya Twitter.

          3). Follow karena menarik

          Kedua poin diatas merujuk ke poin terakhir ini. Sesuatu yang menarik sangat asik untuk diikuti (baca:follow). Menarik pun beda persepsi tiap individu nya. Cewek dengan ava cantik photogenic kemungkinan besar punya banyak follower, karena menarik from the first sight. Kenapa (at)radityadika follower nya ampe jutaan dan semua nya follower garis keras, yang kalo dia nge-tweet bisa jadi trending topic padahal bacaan nya ora danta ? karena ada sesuatu yang menarik dari beliau. Kenapa (at)DennyJA_WORLD banyak follower nya ? karena dia beli akun orang.

          So, daripada malakin orang dalam bentuk minta polbek, lebih baik jadi menarik agar mereka mem-follow kita secara sukarela. Dan nggak bisa dipaksakan juga kalo selera orang itu beda-beda, dan fakta kalo kita nggak bisa bikin semua manusia di bumi ini senang. Sekian dulu dah, yang bener aja kelarnya jam 1/2 7 pagi. -__-

Jumat, 14 September 2012

Budaya Beli Buku

          " Yog, buku kuliah nya mana ?"
          " Kaga ada buku"


    Sentak terkejut ketika kemaren gue dan kawan2 Stand Up lagi bahas tentang komersialisasi pendidikan pada sore hari menjelang open mic + talkshow @KFC Pondok Indah, dan siang ini ibu gue menanyakan hal yang mungkin maksud beliau adalah mengklarifikasi kebutuhan karena keadaan finansial kami yang berantakan. Tapi apakah kalian sadar bahwa sepertinya bukan emak gue doang yang bertanya hal seperti itu, ketika kalian memasuki jenjang pendidikan baru ataupun naik kelas, selalu keluar pertanyaan dari orang tua kita seperti :

          " Bayar buku nya berapa ?"

          Jangankan orang tua, bahkan kalian juga menanyakan hal itu sebelum orang tua kalian berinisiatif, ini menjadi sebuah budaya dalam pendidikan sekarang bahwa kalau mau belajar, ya beli buku, atau yang bisa gue bilang "Budaya Beli Buku".

          Sedikit berbagi, coba tanyakan orang tua kalian saat sekolah dulu. Faktanya dulu tidak seperti sekarang yang harus membeli buku, mereka bisa menggunakan buku dari kakak kelas mereka atau sering disebut "turunan" atau "warisan". Ya memang seharusnya seperti itu, coba saja pikir, memangnya apa yang berbeda dari kelas 6 SD tahun lalu dengan kelas 6 SD tahun ini, tahun depan, dan seterusnya sedangkan pendidikan mengacu pada kurikulum yang telah ditetapkan. Maka dari itu kurikulum KTSP dirancang untuk menggantikan kurikulum lama, bukan untuk membuat siswa lebih aktif dalam pembelajaran, tetapi sebagai alibi komersialisme pendidikan dengan dalih : " Udah, kamu beli ini bukunya, kurikulum sekarang beda sama yang dulu ".

          Sekarang dipikir aja deh, bagaimana kurikulum KTSP dibuat dengan tujuan "membuat siswa yang aktif dalam pembelajaran" sedangkan siswa dituntut untuk membeli buku dari sekolah !?. Sebuah standar ganda sistem pendidikan saat ini. Dan ini jelas-jelas komersialisme karena kita tidak boleh membeli buku pelajaran yang sama di tempat yang berbeda (baca:luar sekolah), dan kita terima semua perlakuan itu dan menjadikannya sebuah budaya, kita memang bodoh. :)
          Padahal kemdiknas sendiri sudah menyediakan buku (semua) pelajaran dalam bentuk e-book yang bisa di download secara GRATIS !!! <-- (saya harus mem-bold italic underline + text backgroud kata tersebut agar kalian bisa membacanya) di situsnya yaitu :


          " Lho kok url nya sama semua ? "
          " IYA BIAR LO PADA BACA !!! "

        Kalau memang siswa dituntut lebih aktif, harus nya mereka mengambil referensi dari situ, bukan menyerahkan sejumlah uang dengan jumlah besar yang 3-4 tahun lagi akan menjadi sebuah sampah daur ulang. Gue sadar harusnya pendidikan seperti ini, karena yang membuat lu menjadi pintar ya elu sendiri. Bukan buku yang lu beli, bukan pula guru yang nyuruh elu beli buku.
      Masalah nya cuma di orang tua / wali yang manut sama aturan yang udah2 yang mungkin mereka berpikir " udahlah kita mah ngikut aja ". Lebih milih legowo dengan sistem rusak daripada harus capek sedikit untuk perubahan yang mengarah pada kebaikan, itu sama kaya hidup di orde baru dimana alm. Soeharto menjabat dan budaya KKN menjamur tapi mereka berpikir " udahlah kita mah ngikut aja ".

          Sekian dulu tulisan gue, karena adek gue mau maen di ni leptop. Harusnya anak kelas 5 SD itu maen templak di jalanan depan rumah tapi gara-gara hari makin panas ya sudahlah, pokoknya yang jadi concern gue di tulisan ini :

          " Seharusnya pendidikan seperti ini !"

Jumat, 07 September 2012

POM BHARASIAN (Pekan Ospek Mahasiswa Bhayangkara ... Kasian)



          Iya, kasian para mahasiswa baru yang diberikan orientasi (baca:dikerjain) selama tiga hari berturut-turut. Yang sangat kami sesalkan adalah barang bawaan yang teramat mahal, bahkan biaya yang habis untuk mendaki gunung tidak semahal itu. Padahal alasan kami (baca:saya) masuk Ubhara adalah karena biaya kuliah nya yang murah, bisa dicicil Rp.300.000/bulan layaknya angsuran motor, namun begitu dihadapkan dengan ospek semahal ini, ya hamba yang kecil ini hanya bisa berdo’a sambil berteriak “emak, ada duit kaga ?!”.
     Baik kita sudahi basa-basi tersebut. Hari pertama ospek, dimana gladiresik apel pembukaan tidak lebih baik daripada upacara bendera saat SMP, mungkin sebagian dari kalian berkata “hei, adik ku bisa melakukan lebih baik daripada itu”. Pendidikan baris-berbaris (PBB) mungkin adalah ilmu terapan yang harus diperhatikan di semua aspek masyarakat, bahkan untuk ukuran sebuah kampus yang berada di bawah naungan yayasan milik Polri.
          Lanjut, sebuah acara komunikatif yang dilaksanakan dari entah jam berapa itu dimulai sampai jam setengah 12 siang, para maba (sebutan untuk mahasiswa baru) .. (oke itu basa-basi) memperhatikan di emperan depan gedung dengan cara “ngampar”, sebuah cara yang asik yang tidak akan membuat kita ngantuk karena kita terlalu sibuk mengatur posisi duduk. Terbesit lah harapan segenap mahasiswa Ubhara baik yang baru maupun senior agar kampus kita memiliki auditorium sendiri, ya, Auditorium. (Amin)
          Oke, acara yang ramai di hari pertama ospek adalah PDKT, dengan cara meminta tanda tangan para senior sebanyak-banyaknya tanpa imbalan. Oh itu menyebalkan, aku lebih suka mengoleksi kartu Digimon dalam bentuk katalog lalu menukarnya dengan sepeda. Lagipula perhatikan pola nya baik-baik : datangi senior -> bujuk rayu -> dapet tanda tangan nya -> Tinggalkan, cari senior lain. Daripada PDKT, acara ini lebih tepat diberi nama PHP. Jadi harap maklum kalau sepanjang perjalanan kuliah kita akan mengalami kekecewaan dalam soal asmara, karena kita diorientasikan seperti itu. :)

        Lanjut, yaitu acara aqiqah massal, dimana para maba harus memotong rambutnya dalam bentuk mensyukuri karunia Tuhan karena telah diizinkan menuntut ilmu di tempat ini. Untungnya kita tidak harus mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli 2 ekor kambing layaknya aqiqah sungguhan, kami sudah cukup terbebani dengan biaya barang bawaan. Dan para wanita di-review hari itu, mereka yang menggunakan rok diatas lutut dihajar secara mental. Apa yang salah ?, mereka hanya ingin tampil cantik ... walaupun cara nya memang salah. :p
            Setelah hari-hari yang melelahkan, kita dikejutkan lagi dengan satu hal ... yaitu : “Kita dikenakan biaya parkir motor !” (buat yang bawa motor), God please stop this hell ! sudah cukup derita finansial kami (baca:saya) dengan barang bawaan ospek yang begitu mahal. Ya mungkin cuma seribu-dua ribu, tapi uang itu kan cukup buat beli Beng-beng 2pcs. :(

 Hari kedua, penulis ijin terlambat karena ikut psikotes masuk kerja di PT. Unilever Walls, Jababeka (dan nggak dapet) .. (buat yang punya info lowongan kerja sekitar Bekasi kabarin saya yak :D), jadi saya tidak tau persis seperti apa acara di dalam gedung Sartika sebelum sholat Jum’at. Tapi yang saya tau dari laporan teman saya, kalo selera humor Wakapolri kita lumayan “blue”, dengan menyisipkan humor jorok agar audience tetap terjaga konsentrasi nya pada pembicara, hmm menarik dan masuk akal. Mungkin SBY harus melakukan hal yang sama dalam pidato nya agar anak-anak tidak tertidur saat Hari Anak Nasional. :)
              Next, para maba dikerjain, tapi saya nggak tertarik buat bahas ini *skip*
          Selanjutnya, karena pak Walikota Rahmat Efendi tidak hadir dan diwakili oleh juru bicara nya, kami terpaksa harus menahan bosan selama 30 menit dikala jubir tersebut mendikte sebuah tulisan yang sebenarnya akan lebih baik apabila kertas tersebut difotokopi dan dibagikan kepada seluruh maba untuk dibaca sendiri. Karena sesuai instruksi dari pembina apel pembukaan ospek hari pertama
à “ngantuk boleh, asal jangan tidur” :)

(bisa manjang lagi sih, karena masih ada satu hari lagi tapi buat apalah :)

Sabtu, 11 Agustus 2012

Beberapa hal yang menimbulkan rasa takut

YA !!! kembali lagi bersama gue Yoga di acara ngabuburit sampe bintit .. ya iu bagian yang nggak jelas jadi nggak usah dibahas.

Belakangan ini gue sering sharing sama temen2 gue, terutama masalah kehidupan, ya ... gue punya kehidupan walopun ga jelas adanya, yang penting punya ... itu juga nggak jelas jadi nggak usah dibahas. Banyak hal yang gue perbincangkan dan menarik untuk dibahas, ada yang bikin ketawa, bikin ngilu celana sempit, nah ada juga yang bikin menggigil, karena gue ngobrol di ruang pendingin *lah maksudnya bikin merinding alias cerita2 serem. Gue jadi teringan jaman gue SD dulu, ketakutan gue ini emang aneh, kalo orang takut ngeliat setan, ato takut dikeroyokin, gue nggak takut. Gue justru takut sama suara2 yang (menurut gue doang) aneh yang kayaknya nyayat jiwa banget, yaitu suara dari iklan SCTV, jaman2 nya masih pake "SCTV Ngetop", yang gue inget yang laki2 bikin guci sama anak tk, tapi gue nyari video nya di Youjizz Youtube nggak ketemu2, dan akhirnya gue masih penasaran sampe sekarang :|

Nah, rasa takut itu pemberian Tuhan kepada manusia dengan sebuah atau dua buah alasan ... mungkin selusin, dibawah ini akan gue paparkan apa aja sih yang bisa bikin manusia takut :


1. Kegelapan
ilustrasi kegelapan buat yang belom tau


Nah, gimana, serem kan, iya lah, lu pasti takut kalo berada di kegelapan, pada dasarnya bukan karena disitu gelap, tapi karena lu pernah tau ... kemudian lu nggak tau lagi, makanya lu takut kalo keadaan nya berubah dan akan mengancam lu. Ilustrasi diatas adalah penjelasan kita sebelum lahir, ya lu mau ngeliat apa, emak bapak lu aja belon kawin, dan ini program yang dikasi Tuhan buat semua cikal bakal nyawa, yaitu Black Screen. Pada awal nya lu biasa2 aja kan dengan gelap kaya gini, bahkan lu nggak nyadar kalo pernah ngalamin nya, tiba2 lu terlahir ke bumi ini, melihat semua dosa nya yang indah, kenidahan nya, begitu nyata nta sebuah fenomena kehidupan, lalu lu dituntut untuk mati, semua makhluk akan mati, dan yang akan lu liat ya yang kaya diatas itu ... Black Screen. Bukan karena disitu gelap, tapi lu pernah tau ... kemudian lu nggak tau lagi, dan lu nggak tau apa yang bakal terjadi nanti.


2. Kalah Jumlah

kalo diliat2 kok kaya konser musik ya -_-

Manusia paling takut juga sama yang ini, dan gue rasa sih udah kodrat nya. Oia diatas itu screenshot film zombie, bukan konser musik (tapi masih aja gue pake). Nah kenapa gue ambil contoh film zombie, karena Zombie adalah satu2 nya film ber-genre horror Sci-Fi yang tetap terlihat menakutkan walaupun di pagi hari. Ya lu bayangin aja kondisi dimana manusia adalah minoritas, temen2 lu pada berubah, mau nemenin lu nya mati, nggak mau mati nanti dibilang nggak ada solidaritas, lu bakal dilema menghadapinya (kok jadi ngawur gini). Manusia emang paling takut kalo kalah jumlah, itu sebabnya kenapa kodrat pula bahwa manusia adalah makhluk sosial yang saling membutuhkan, bahkan orang yang mampu survival sendiri pun butuh interaksi dari sejenis nya, kalo nggak bisa stress tuh orang. Contoh lain nya lagi adalah kaya lu takut kalo dikerubutin semut, lu takut bukan karena semut, tapi karena "dikerubutin", jelas kan ... oke next !


3. Something Strange


hanya butuh image se-simple ini untuk buat lu bergeming
Kenapa lu takut, karena ini terlihat asing dan akan terniang dalam otak lu kalo "ini apa !!". Tapi rasa penasaran manusia yang tinggi terkadang buat hal se-absurd ini pun dikejar. Pilihannya emang cuma dua, nggak tau sama sekali ... atau harus tau !. Terlebih lagi di bumi imi banyak misteri yang belum terpecahkan, membuat orang bertanya2 dan mencari hal itu walau harus mengiris hati karena menahan rasa takut. Sesuatu yang orang lain harus tau, cukup lu yang penasaran atau kalo perlu cukup lu yang jadi korban, jangan terulang lagi (waduh mendadak horror juga ini ya)


ya sudah dulu dah, sebenernya banyak hal yang ditakutkan manusia, tapi inti nya ya 3 ini shi, kaya kalo lo punya handphone terus mendadak nggak punya, lu pasti takut, karena lu pernah tau ... (ketergantungan) .. dan akhirnya nggak tau lagi, kehilangan teknologi yang dimiliki oleh manusia juga sebuah ketakutan yang amat besar, tapi point-nya sama sih kaya kegelapan yang tadi gue bahas. Tapi hal yang selalu diingat, rasa takut ini pemberian Tuhan, agar kita mampu bekerja diluar batas, contoh simple-nya bencong akan berlari lebih kencang ketika dikejar trantib karena "takut" ketangkep, begitupula trantib yang berlari lebih kencang karena "takut" digrepe bencong. oke udah dulu ya gue mau nganter orang dulu :)

=Fin=

Rabu, 25 Juli 2012

Awal Ramadhan ini ...

Awal Ramadhan ini banyak hal yang menurut gue ... ya sebuah masa suram gitu

pertama : gue abis kontrak di kerjaan gue sebelumnya, nasib berkata laen, padahal dulu sempet dipromosiin buat jadi Helper Shift, mungkin karena pihak perusahaan tau kalo gue mau ngelanjutin kuliah makanya mereka nge "bail-out" gue, tapi gapapalah, kalo satu pihak udah nggak menemukan kecocokan maka pihak tersebut boleh mengakhiri apa yang disebut dengan perjanjian (walopun buat gue itu udah cocok beud -,-)

kedua : karena gue nganggur, inspirasi buat nulis ... STUCK. orang nganggur itu (sebelumnya gue pernah nganggur 6 bulan) idupnya lebih enjoy apalagi masih satu rumah sama orang tua, tapi justru itu hal yang membuat segala dorongan ilang, apalagi bawaannya yang selalu "have fun" yang akan membuat tabungan lu abis dalam kurun waktu yang nggak terlalu lama

ketiga : Modem gue yang nggak unlimited, bikin gue mikir dua kali mau nulis blog, karena kuota banyak kemakan disini daripada buat facebookan (seriously), bahkan gue nulis entri ini di warnet, dan gue udah mulai kegoda sama game facebook yang asik heuheu

terakhir : semenjak puasa, pola makan gue jadi nggak teratur, gue cuma makan 2kali sehari saat Sahur dan Berbuka

tapi dibalik semua kesulitan, ada kemudahan (kata Allah sih begitu di Al-Qur'an)

pertama : gue jadi bisa ikut ospek di kampus gue, yang dilaksanakan pada awal September (dampak dari gue nganggur)

kedua : mengistirahatkan pinggang dan pundak gue yang pegel gara2 kerja 3bulan itu

ketiga : (silahkan isi sendiri) ... [ini soal apa entri blog ya ?!?!]


dan mulai besok dan seterusnya gue cuma megang uang kira2 2juta, gaji bulan juli yang blon ditransfer, btw uang 2juta itu enaknya buat apa ya ?

a. buat bayar tunggakan kuliah 1semester = 1,5juta trus sisa nya buat Judi basket
b. buat buka usaha yang ilham nya masih belom kepikiran
c. buat gadai motor yang nantinya akan digunakan buat ngojek
d. jawaban a, b, dan c semua benar

[ini soal apa entri blog ya ?!?!]

ya pokok nya awal Ramadhan ini penuh dengan kebingungan, udah dulu ah, gue mau maen game facebook :P

Senin, 02 Juli 2012

curhat di awal Juli


Jadi hari ini Tuhan ngasih suprise buat gue hehe keren nggak gue, yang gue maksud suprise dari Tuhan adalah skenario kehidupan yang belok, yang bener2 jauh dari bayangan lo dan itu kejadian. Ibarat kata lo mau nembak cewe, mungkin yang lo bayangin cuma dua, kalo diterima sama kalo ditolak, tapi percaya kalo Tuhan bakal ngebelokin semua persepsi dan asumsi lo, misalnya aja calon cewe lo ditabrak delman, ato pas lo pengen nembak Amerika nyerang Indonesia, ato mungkin cewe lo diculik alien pake ufo gitu. Ketika lo membayangkan sebuah persepsi, Tuhan bisa ngasih lo 1001 macam skenario yang diluar jangkauan lo, dan Tuhan tau lo bakal bisa ngelaluin nya.

Kembali ke suprise nya, jadi tadi gue ngajuin ijin terlambat buat besok soalnya mau tes masuk universitas, so far so good sampai ketemu orang yang perpaduannya antara Mario Teguh + Bathoegana secara fisik tapi Jahat *backsound nightmare*, dia adalah Kepala Bagian Produksi gue, sebut saja Tamres (Nama Yang Sebenarnya) berhubung dia nggak nge-add akun Facebook gue maka so far so good lah, pas gue minta ijin sama dia kira2 terjadi percakapan kaya gini :

Y : "pak mau ijin terlambat pak buat besok"
T : "mau ngapain?"
Y : "mau tes masuk universitas buat kuliah"
T : "kuliah ... *pasang muka bingung*"
(jangan2 ini orang kaga tau apa itu kuliah, mungkin dia membayangkan kalo kuliah itu sejenis makanan berkuah)
Y : "iya pak"
T : "kamu mau kuliah apa kerja sebenernya?"
Y : "kuliah sambil kerja lah pak"
T : "Kalo mau kuliah yaudah sono gausah kerja !"
Y : " *kembali bekerja* " <- tipikal calon menantu pembangkang

Gue sih nggak masalah digituin, ya mungkin aja dia emanag skeptis karena waktu jaman dia muda, kuliah sambil kerja itu emang sulit buat nyari wadahnya, beda sama jaman sekarang yang udah ngasih banyak pintu buat worker class naik kasta, jadi kalo ada orang yang mau nyoba dia akan bilang "udah ngapain kaya gitu, kerja mah kerja aja, kaga bakalan bisa". Mungkin saat pertama kali telepon seluler ditemukan dia heran dan menyangkal "mana ada barang kaya gitu, ngirim surat mah ngirim surat aja, kaga bakalan bias”, ya apapun itulah, let me try .. boss J

Jadi intinya besok gue cabut kerja, YESS pecah perawan ! Tapi tenang bos, ane jam 1 bakal ke pt, slow aja, bukankah terlambat 4 jam itu lebih baik daripada tidak sama sekali ... :D

=Fin=

Rabu, 06 Juni 2012

Prediksi gue 10 tahun lagi kalo Indonesia terus2an banjir

jadi awal ceritanya gini ...

Gue pulang gawe dan ternyata ujan gede, sampai akhirnya gue neduh sambil makan bakso (sendirian). Nah lumayan kan tuh dingin2 dilawan anget sampai akhirnya ujan pun mereda di daerah Pasar Bantar Gebang. Gue pun melanjutkan perjalanan gue, sampe Pondok Ijo, eh malah ujan deres, terlanjur basah yaudah deh gue hantem terus sampe rumah gue.

ya kira2 ini rute perjalanan gue pulang-pergi gawe
Sepanjang perjalanan itu 60% nya gue lalui dengan genangan air alias banjir, saking asiknya tu gue ngelaluin banjir sampe2 gue lupa kalo posisi injekan itu di bawah bukan di sayap motor. Dan gue nggak abis pikir kenapa banjir bisa separah ini.
Bahkan di deket rumah gue itu ada yang nama daerahnya Perumnas III, yang kalo ujan deres sekitar 5 menit, semua jalanan berubah jadi kali, ya semacam pasang surut air, cuma pengaruhnya bukan gravitasi bulan melainkan grafik air tahunan.
boleh nyomot dari klikm.net
Dan coba kalian bayangin 10 tahun lagi kalo keadaan terus begini, ada kemungkinan para vendor motor2 terkenal di Indonesia (sebut saja Honda, Yamaha, Suzuki, Kawasaki, Takeshi, Suneo, Nobita [lah knapa jadi ke doraemon ...]) *keep focus* ... mereka akan menghentikan produksi sepeda motor, dan beralih sebagai produsen Jetski, yah Jetski !!!.

Kalo lagi macet naek motor itu kan asik, bisa salip menyalip sambil nyempil2 dikit kaya upil, dan coba kalian bayangkan kalo mereka (baca:Jepang) memproduksi jetski secara massal, dengan kemudahan berupa angsuran ringan dan DP yang bisa dicicil, maka akan terjadi macet jetski yang sangat tidak mengasyikkan ! karena jetski itu body-nya lebar kaya motor matic apa tau dah mereknya pokoknya ada, yang ada lo pada jdar-jdar an kaya main bombomcar (atau aslinya disebut bumper car).

buat lo yang belum tau jetski .. nih !!
atau jangan2 lo juga nggak tau bombomcar .. NIH !!!
Dan kebayang kalo nanti helm nggak akan laku, karena udah beda jaman. Jaman sekarang jatoh dari motor pala benjut badan besut, karena berteman dengan aspal jalan. Di masa depan mah yang ada tukang pelampung SNI pada jualan di pinggir jalan, soalnya lo jatoh dari motor Jetski ya nyemplung #PLUNG *sound effect* [kok jadi kaya orang boker ya] ... *keep focus*
Nanti polisi yang nilang gimana ya haha, jangan2 dia berdiri diatas kumbul yang buat mancing, yang kalo ada ikan yang nyangkut tu kumbul tenggelem haha kasian kasian, tapi bagus juga sih biar pada kapok jadi polantas. Dan nanti pasti akan ada balapan Jetski liar dan menimbulkan keresahan warga, akhirnya warga sepakat bikin polisi tidur. Tapi polisi tidur di air bagaimana ya? apa jangan2 pake kumbul itu ya, kalo perlu sama polisinya juga dipasang disitu haha udah ah udah ngawur.

yang oren itu namanya kumbul kalo dirumah gue .. #okesip
Sebenernya imajinasi gue nggak terbatas, cuma waktu nya yang terbatas #alibi , begitupun kouta modem gue #alibipart2 , jadi udahan dulu deh :)

Selasa, 05 Juni 2012

Re-Set

10 menit menjelang tengah malem .....

yah dan akhirnya blog usang gue ..  gue buka lagi haha, trit2 yang dulu2 gue delete (bukan info yang penting sepertinya).
okeh, nama gue Yoga dan gue kerja di Bantar Gebang, suka kesel juga kalo ada yang bilang kerjaan gue mungutin sampah, dia nggak tau kalo Bantar Gebang itu tempat ngebuang bukan mungutin.
banyak hal terlewat yang nggak sempet gue bagi, yaa macem2 laahh
kalo gue singkatin kira2 :
lulus sekolah -> bikin film dokumenter -> GAGAL (gara2 keformat si codet) [siapa codet??] -> kerja di cibitung -> cuma 3 bulan ngundurin diri -> bikin kaos kelasan (buat ngisi dompet) -> ikut flashmob di Monas -> Pulang Kampung bentaran -> PeDeKaTe ama cewe -> GAGAL #doublekill #pointblankmode -> berkecimpung dengan komunitas @StandUpIndo_BKS -> finally, kerja lagi di Bantar Gebang.

sebenernya ada angan2 buat kuliah di PTN tapi ..... ah sudahlah
dan akhirnya gue daptar di ptn swasta yang memungkinkan gue bisa kuliah sambil bekerja mengingat kantong doraemon bokap gue sepertinya kehabisan ide untuk mengeluarkan sesuatu

yaaahh masih ada 2 menit lagi .....

jadi kira2 begitulah storyline gue dari lulus STM sampe sekarang menjelang setahun ini, dan nggak bakalan abis kalo dikelarin malem ini karena gue harus tidur [dan barusan emak gue ngomel] #serius

00.00

waktunya tidur, besok harus kerja :) =Night=